PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK ALAS WAYAH AJUKAN KERJASAMA DENGAN PIHAK ASING

  • 04 Juli 2019
  • Dibaca: 115 Pengunjung
PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK ALAS WAYAH AJUKAN KERJASAMA DENGAN PIHAK ASING

KIM SANGEH-Pengolahan pupuk organik yang berdomisiili di Alas Wayah, Banjar Tegal, Desa Gerana, Sangeh dikunjungi oleh pihak asing dari korea kemarin pagi. Pengolahan pupuk yang di naungi oleh Koperasi Panca Kawi Arta, dipimpin oleh Bapak I Wayan Bina Ismaya ini, akan mengajukan kerjasama dengan pihak asing dalam mengembangkan usaha ini ke depannya.

Koperasi yang berpusat di Desa Selembawak, Tabanan ini akan berencana pindah lokasi ke Alas Wayah karena produksi pupuk organik ini akan difokuskan pembuatannya di sana. Koperasi ini beranggotakan 60 orang dari 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Buleleng, Badung, dan juga Buleleng. Bapak Wayan Bina Ismaya mengharapkan dengan adanya tinjauan dari pihak asing ini, beliau akan berminat menanamkan sahamnya untuk pengolahan pupuk organik ini. 

Bahan dari pupuk organik ini adalah, kotoran sapi, cocopit, dan juga obat khusus untuk permentasi. Bapak Wayan Bina Ismaya ke depannya akan dapat menjaring tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Sebab saat ini warga tidak tertarik bergelut dengan kotoran sapi, oleh karena itu buruhnya saat ini dari luar Bali, kebanyakan dari Kupang.

Pupuk ini akan didistribusikan ke petani lewat Pemerintah Provinsi. Dinas pertanian akan memberikan subsidi kepada petani, dari harga awal 40. 000 rupiah persak, ketika sampai di petani akan bernilai 6, 500 rupiah karena sudah disubsidi. Semoga ke depannya Koperasi ini akan dapat menampung limbah kotoran sapi yang ada di sekitar Pabrik Pengolahan, itung-itung pemasukan tambahan bagi warga. (006 KIMSGH)

  • 04 Juli 2019
  • Dibaca: 115 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita